Tampilkan postingan dengan label gamis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gamis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2015

Lagi-lagi.. Gamis Jahitanku


Welcome March..
Sepertinya saya melewatkan setengah bulan tanpa mengintip blog sama sekali. Padahal materi blognya ada. Di draft malah sudah ada 2 yang tinggal di edit kemudian di publish. Tapi, kayaknya saya mo nulis yang baru aja deh.

Kali ini saya mau nge-post tentang baju baru saya saja 
Baju ini sudah saya desain jauh-jauh hari sebelum waktunya dipakai. Seperti biasa, baju kesukaan saya adalah gamis. Gampang dijahit, enak dipakai, dan bisa dipakai untuk acara formal maupun non formal juga. Gamis ini terdiri dari 2 bagian, Sleevless Dress dan Cardigan. Kenapa saya bikinnya sleeveless alias tanpa lengan? Karena untuk acara santai, tinggal saya padukan dengan kaos atau cardigan rajut saja bisa.
Sejak tanggal 14 Februari, kain ini sudah mulai saya potong sesuai pola. Namun, karena kesibukan, baru saya mulai menjahit 4 hari kemudian. Itupun saya hanya punya waktu 2 hari untuk menjahitnya. Kenapa? Soalnya mesin jahitnya ngantri nek . Adek saya juga mendadak bikin baju untuk dipake di hari Ahad-nya.

Beginilah hasil jadi gamis jahitan saya. Bahan gamis ini perpaduan antara batik dan kain katun jepang. Kain katunnya enak, adem dan mudah disetrika, penting ini. Sebab, beberapa kali beli kain katun biasa, kainnya susah untuk disetrika. Kesannya jadi kurang rapi, dan yang pake males nyetrika 
Sebenarnya saya masih pengen nambahin aksen pada sambungan gamis bagian bawah. Tapi, karena waktunya mepet, jadi belum sempet ditambahi sudah keburu dipake. Ya sutra lah ya, begini saja sudah bisa dipake. Lain kali sajalah bikin baju dengan aksen yang banyak.

PR saya setelah ini adalah menjahit baju selain gamis. Sudah ada beberapa gamis yang saya punya dan saat ini bisa dibilang jahit gamis itu gampil, ketjiiiil. jadi skip dulu lah kepengenan jahit yang simpel. Saya butuh tantangan lain, ehehehe  

Selasa, 18 Juni 2013

Another Sleeveless Dress

Bulan ini, stok kainku bertambah lagi, yeiiii...
Satu dari sekolah dan satu lagi hadiah kenangan dari anak-anak PPL EFC. Keduanya motif Batik karena batik emang sedang in dan masih in untuk kalangan sekolah. Jadilah saya ngecek benang mana yang sesuai dengan stok kain yang saya punya.
Koleksi Benang Ibu
I found many colored threads in the box, but not the white one. No worry, the blue thread should fit on this cloth. Oh yeah? 
Nggak ding, saya nggak yakin Ibu nggak punya benang putih. It's a must for every tailor, i guess. Dan, yak, saya menemukan benang putih lusuh nyelip di antara kain-kain perca. Bener-bener sudah tidak putiiiiiih, tapi saya yakin di cuci bareng dengan bajunya juga bakal bersih.

Come come.. Look and see the pictures of my sewing process.
Execution process
And, here is the result
The result

Finish.. I just wanna show another gamis I sewed. The process and the pattern are still the same as the previous gamis. Check out the post and you can find a downloadable pattern there.

Senin, 13 Mei 2013

Sleeveless Dress (Free Printable - Pola Gamis)

I love sewing.. so bad..
Sayangnya, saya selalu mengandalkan Ibu untuk mengguntingkan kainnya. Nggak seratus persen jadi penjahit dong kalo gitu.

Maka dari itu, saya bertekad bulat mau belajar menjahit dari dasar. Sepertinya ikut kelas mejahit bukan ide yang buruk. Tapi setelah kupikir-pikir, sayang juga keluar duit 250rb. Duit segitu bisa dipake beli kain ber meter-meter. Ya wis, saya putuskan untuk belajar membuat pola baju secara otodidak. Banyak blogger yang mengulas tentang cara membuat pola baju, jadi why don't I learn it from them.


It's kinda funny actually.. I'm not an expert in sewing. Yet, I'd like to share my experience in drawing the pattern, especially sleeveless dress. Beruntung pola ini pas di badanku, seneng rasanya punya pola baju sendiri. Dari awal belajar membuat pola baju, tidak banyak blog yang menyediakan pola gratis tis tis untuk di download. Justru yang saya temukan adalah blog dari luar negri semacam Burdastyledengan suka rela membagi pola macam-macam baju. Namun.. ukuran badan bule dan pribumi itu bedanya jauh dong. Kalo beli baju merek S**pie ukuran S saja belum tentu pas di badan, malah kedodoran kayaknya.



Ada sih nemu satu blog lokal yang menyediakan e-book untuk penjahit pemula. Di situ disebutkan kalao setelah membaca e-book itu djamin bisa menggambar pola dan menjahit baju sampai bisa. Sayangnya, itu nggak gratis, alias berbayar. Yah, agak sedih, mau belajar saja terhambat nggak ada duit, hihihi

Dan karena itulah saya mencoba membuat pola sendiri dan dishare untuk siapa saja yang membutuhkan pola baju.


Nah, setelah berjuang dengan pola gamis dan cardigan, mari kita mulai proses menjahitnya.
Ini proses memotong kain sesuai pola yang saya bikin
Baru beberapa saat menjahit baju, saya merasakan sedikit rasa aneh tiap kali menyentuh beberpa bagian dari mesin jahit. Setelah diinvestigasi (cieh memasak), ternyata mesin Jahit oh.. Udah jadul, nyetrum lagi, ckckck.. Mungkin bagian dinamonya ada yang korslet. Nggak lucu dong kalo mau njahit saja mesti kesetrum terus-terusan. Nggak begitu terasa sakit, cuman agak kaget saja. 
Poor my sewing machine
Agar saya selamat tanpa kesetrum terus terusan, mesin jahitnya saya lapisi dengan kertas. Mesinku keliatan jelek habis, tapi gak papa, yang penting penjahitnya selamat sampai akhir perjuangannya Nah, setelah 3 hari berjuang, dressku jadi kayak gini nih. Dan, kondangan minggu kemarin pake dress baru, yay...

Here is my new dress
Desainnya nyontek sedikit dari website, sedikit modifikasi dan saya puas dengan hasilnya. Banyak yang muji dressku euy, jadi bangga bisa jadi fashion maker. Haish......
Oh iya, sesuai janjiku, ini dia Free Printable Sleeveless Dress. Silahkan di downloand dan semoga bermanfaat..

PS: Berhubung post yang ini ternyata banyak visitornya, maka saya merasa perlu meralat. Saya baru sadar kalau pola gamisku ini sudah saya modifikasi ukurannya. Pola baju atas, bagian bawahnya (ribet gak sih?) harusnya dipotong 5-10 cm dulu agar potongan jahitannya pas di atas perut. Tapi, kalau ingin potongan jahitan ada di perut, maka bagian atas pola rok di potong 5-10 cm. Biar gak salah ukur, mohon di pasang di badan dulu, kemudian potong bagian pola yang jadi bertumpuk.

Minggu, 12 Mei 2013

Sleeveless Dress Trial

Yang ini dress percobaan banget. Tadinya mau langsung apply pola ke dress toscanya. Tapi agak nggak pede, takut gagal dan ludeslah kain ala sasiranganku. So, aku apply dulu di kain Aero ijo yang dulu salah beli dipadu dengan sisa kain batik seragam. Meski cuma trial, tetep modelnya dibikin sebagus-bagusnya dong, hehehe..
Jiplak pola - gunting kain - tempel aplikasi
Blah blah blah.. Jahit jahit jahit. Singkatnya jadi begini, tara..
Belum sempurna
Kainnya udah mentok segitu. No more batik cloth or plain cloth left. Asli, lengannya aja nggak kebagian lis untuk pinggirnya. Ini gara-gara tali pinggangnya ngabis-ngabisin kain nih, haha..
Bentuknya bagus, cuma kalo dilihat-lihat, warnanya kurang tajem. Jadi keliatan lusuh deh. Malah aku jadi galau gini. Dress ini kalo mo dipake keluar rumah kok kurang "wow". Tapi kalo mo dipake di rumah saja kok "eman-eman".
Dan, akhirnya dicuekin sampe sekarang. Bagian lengan dan lehernya belum sempurna, tapi udah nggak punya mood ngelanjutin jahitannya, doh.. 

 
Don't Skip Me Blog Design by Ipietoon