Minggu, 02 Februari 2014

Jantungnya..


"Lek, aku besok mau operasi kalo sudah gak batuk pilek"

Hiks hiks... Pengen nangis rasanya, tapi nggak mungkin di depan Fia..
Mendengar kata "operasi" saja saya sedih, kenapa Fia justru biasa-biasa saja. Walaupun, insyaAllah, kemungkinan keberhasilan operasinya besar, tetap saya nggak tega melihat Fia harus jadi pesakitan. Setengah mati saya maju mundur saat disuruh ikut donor darah, padahal hanya akan bersentuhan dengan jarum bukan pisau bedah. Sedang Fia.... ahhh..

Kenapa sampai Fia bilang mau operasi?
Berawal dari mimisannya yang susah berhenti. Mimisan pertama saat dya berumur 4tahun, dan harus di opname 7 hari. Selama 7 hari pula hidungnya ditutup perban kanan kiri karena selama itu hidungnya masih berdarah. Mimisan kedua baru 2 minggu lalu, mimisanya 30 menit saja, tapi tetap harus opname 1 malam untuk di observasi jantungnya. Kali ini dokter benar-benar mendiagnosa Fia mengalami jantung bocor, dan jantungnya sudah mengalami pembengkakan melebihi saat terakhir kali diperiksa. Inalillahi..

Gambar atas diambil dari sini

Kami benar-benar tidak mengerti bagaimana bisa Fia di vonis penyakit jantung, sedangkan selama ini dya tidak mengeluh apa-apa. Berdasarkan informasi yang saya dapat, kelainan jantung bawaan terdapat pada 8-10 anak diantara 1000 bayi yang dilahirkan, atau sekitar 0,8 % dari bayi yang dilahirkan (Theasianparent.com). Menurut Deherba, penyakit kelainan jantung pada bayi, dan anak dapat berupa kelainan jantung bawaan ataupun penyakit jantung yang didapat. Contohnya, seperti jantung bocor atau timbulnya lubang pada jantung. Ini membuat jantung harus bekerja keras karena tidak sempurnanya organ jantung. Jantung harus memompa lebih keras dan itu sangat potensial menyebabkan terjadinya pembengkakan jantung. Yang paling ditakutkan tentu saja efek dari terjadinya jantung bengkak. Saat seseorang sudah mengalami pembengkakan jantung, mereka sangat beresiko mengalami pembekuan darah dan kesulitan bernapas.

Sebelum kemarin pulang dari Sardjito, ayah Fia sudah disarankan untuk menuntaskan penyakit Fia. Artinya Fia memang harus di operasi untuk mengatasi kebocoran jantungnya. Mau tidak mau memang operasi harus dilakukan secepat mungkin. Sayangnya, pak dokter yang sudah ahli dan berumur itu menjelaskan penyakit dan tindakan lanjutannya tepat saat visit ke kamar Fia, dan Fia dengan "kepo" nya mendengarkan perkataan dokter. Fia memang belum tau resiko penyakitnya, yang dya tahu dya harus rutin minum obat, demi kesembuhan penyakitnya. Dan tugas kami menjaganya, memastikan kebutuhan untuk tubuhnya terpenuhi.

Jangan takut ya dek, tetap berdoa sama Allah. Semoga Fia tetap kuat dan bisa sembuh.
ًALLAHUMMA ROBBANNAS ADZHIBILBA’ SA ISYFI ANTASYSYAFI LA SYIFAUKA SYIFA’ AN LA YUGHODIRU SAQOMA  

0 komentar:

Posting Komentar

Your comment, please. Whether it is good or bad... ^_^

 
Don't Skip Me Blog Design by Ipietoon